
Depok – Dosen dan mahasiswa Program Studi Bisnis Digital Universitas Nusa Mandiri menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Cerdas Finansial di Era Digital : Program Literasi dan Manajemen Keuangan bagi Anak Yatim pada Badan Santunan Yatim RW 05, 06, dan 07 Depok.” Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, 7 Maret 2026 mulai pukul 14.00 WIB hingga selesai di Universitas Nusa Mandiri Kampus Margonda, Depok.
Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman literasi keuangan serta keterampilan pengelolaan keuangan sederhana bagi anak-anak yatim agar lebih siap menghadapi tantangan ekonomi di era digital. Melalui kegiatan ini, para peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya menabung, mengelola uang saku secara bijak, serta mengenal konsep dasar pengelolaan keuangan yang relevan dengan kehidupan sehari-hari.
Kegiatan ini dipimpin oleh Johan Hendri Prasetyo, S.E., M.M. selaku ketua kegiatan yang juga merupakan dosen Program Studi Bisnis Digital Universitas Nusa Mandiri. Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini turut melibatkan Gani Wiharso, S.E., M.M. sebagai tutor, Dr. Agus Syukur, M.Pd. sebagai anggota tim pengabdian, serta didukung oleh mahasiswa Prodi Bisnis Digital Universitas Nusa Mandiri yaitu Siti Aulia Tridani Yasmin, Keshya Khalistamerli Siregar, dan Rifa Luthfatunnisa yang berperan aktif dalam membantu pelaksanaan kegiatan dan pendampingan peserta.
Ketua kegiatan, Johan Hendri Prasetyo, menjelaskan bahwa literasi keuangan merupakan keterampilan penting yang perlu ditanamkan sejak usia dini, terutama di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin pesat. “Melalui kegiatan ini kami ingin menanamkan pemahaman dasar tentang pentingnya mengatur keuangan sejak dini. Di era digital saat ini, anak-anak perlu dibekali kemampuan untuk membedakan kebutuhan dan keinginan serta belajar menabung agar mereka memiliki kemandirian finansial di masa depan,” ujarnya.

Sementara itu, tutor kegiatan, Gani Wiharso, menyampaikan bahwa metode penyampaian materi dirancang secara interaktif agar mudah dipahami oleh peserta. “Kami menyampaikan materi dengan pendekatan yang sederhana dan menyenangkan, menggunakan contoh yang dekat dengan kehidupan sehari-hari anak-anak. Harapannya, mereka tidak hanya memahami konsep literasi keuangan, tetapi juga dapat mempraktikkan kebiasaan baik seperti menabung dan mengelola uang secara bijak,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, Universitas Nusa Mandiri terus menunjukkan komitmennya dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Diharapkan kegiatan literasi keuangan ini dapat memberikan manfaat nyata serta menumbuhkan kesadaran finansial sejak dini bagi anak-anak yatim di lingkungan masyarakat Depok.
LPPM UNIVERSITAS NUSA MANDIRI Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nusa Mandiri