Prestasi membanggakan kembali diraih Universitas Nusa Mandiri (UNM). Tim dosen UNM berhasil memperoleh pendanaan Program Hibah Penelitian Fundamental Reguler Tahun Anggaran 2026 dari DPPM Kemdiktisaintek melalui riset inovatif berbasis Artificial Intelligence (AI) di bidang kesehatan.
Penelitian ini dipimpin oleh Taopik Hidayat, M.Kom sebagai ketua pengusul dengan mengangkat judul “Pengembangan Model GIVisNet Adaptif untuk Deteksi Dini Kelainan Gastrointestinal Berbasis Kecerdasan Buatan dalam Upaya Meningkatkan Akurasi Diagnostik.”
Menggabungkan teknologi AI dengan analisis citra medis, penelitian ini bertujuan membantu proses deteksi dini berbagai kelainan pada saluran pencernaan (gastrointestinal). Model GIVisNet Adaptif dirancang untuk meningkatkan akurasi diagnostik sekaligus mendukung tenaga medis dalam mengambil keputusan secara lebih cepat dan tepat.
Penelitian ini juga melibatkan dosen Nurul Khasanah, M.Kom, Faruq Aziz, M.Kom, dan Daniati Uki Eka Saputri, M.Kom, serta dua mahasiswa, Siti Zainab Amri dari Program Studi Sains Data dan Farros Althaf dari Program Studi Informatika.
Melalui kolaborasi lintas bidang ini, tim berharap hasil penelitian dapat menjadi inovasi yang mendukung transformasi layanan kesehatan digital di Indonesia, sekaligus memperkuat pemanfaatan kecerdasan buatan dalam dunia medis.
Keberhasilan memperoleh hibah ini menjadi bukti komitmen Universitas Nusa Mandiri dalam menghasilkan penelitian yang inovatif, kolaboratif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui pengembangan teknologi yang berdampak.
LPPM UNIVERSITAS NUSA MANDIRI Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nusa Mandiri