Home / Pengabdian kepada Masyarakat / Dorong Daya Saing UMKM, Dosen Manfaatkan Artificial Intelligence untuk Penguatan Branding Digital

Dorong Daya Saing UMKM, Dosen Manfaatkan Artificial Intelligence untuk Penguatan Branding Digital

Jakarta – Pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI) menjadi salah satu peluang strategis bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memperkuat branding dan meningkatkan daya saing produk lokal. Melihat pentingnya pemanfaatan teknologi tersebut, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dengan tema “Pemanfaatan Artificial Intelligence untuk Penguatan Branding Digital UMKM dalam Meningkatkan Daya Saing Produk Lokal” dilaksanakan pada 13 Oktober 2026 di Gedung HNI Plaza Kalimalang.

Kegiatan ini dilaksanakan bersama mitra Sahabat Genggam Teman Indonesia (GTI) dan diikuti oleh pengurus UMKM Kota Bekasi. Kegiatan bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelaku UMKM dalam memanfaatkan teknologi AI sebagai alat bantu untuk membangun identitas merek, menghasilkan konten pemasaran, serta memperkuat kehadiran bisnis di kanal digital.

Dalam kegiatan tersebut, peserta memperoleh pemahaman mengenai pentingnya branding digital bagi UMKM di tengah perkembangan ekonomi digital. Materi mencakup pengenalan identitas merek, seperti nama usaha, logo, slogan, karakter visual, serta penyusunan pesan komunikasi yang sesuai dengan karakter produk dan target konsumen.

Selain pemaparan materi, peserta juga diperkenalkan pada pemanfaatan AI secara praktis untuk mendukung aktivitas branding. AI dapat dimanfaatkan untuk membantu menghasilkan ide nama produk, slogan, deskripsi produk, konsep visual, ide konten media sosial, hingga pengembangan strategi komunikasi pemasaran.

Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui penyampaian materi, diskusi, demonstrasi, dan praktik. Peserta diberikan kesempatan untuk mencoba secara langsung penggunaan AI dengan mengembangkan ide branding berdasarkan produk atau usaha yang mereka jalankan.

 “Kami ingin memperkenalkan kepada pelaku UMKM bahwa Artificial Intelligence bukan hanya teknologi untuk menghasilkan teks atau gambar, tetapi juga dapat menjadi alat bantu dalam membangun branding yang lebih kreatif, konsisten, dan sesuai dengan karakter produk. Melalui kegiatan ini, kami berharap para pelaku UMKM dapat memanfaatkan AI secara praktis untuk mengembangkan identitas merek dan memperluas pemasaran produknya di era digital” ungkap Fajar selaku ketua dalam kegiatan tersebut.

Kolaborasi dengan Sahabat Genggam Teman Indonesia (GTI) dan pengurus UMKM Kota Bekasi menjadi bagian penting dalam pelaksanaan kegiatan. Melalui kolaborasi tersebut, perguruan tinggi dapat memberikan kontribusi secara langsung dalam meningkatkan kapasitas pelaku UMKM, khususnya dalam menghadapi tantangan transformasi digital.

Femmy selaku tutor kegiatan menekankan pentingnya praktik langsung agar peserta dapat memahami bagaimana AI dapat diterapkan dalam kebutuhan branding UMKM sehari-hari. “Dalam kegiatan ini, peserta tidak hanya mendapatkan materi mengenai branding digital, tetapi juga diajak untuk mencoba secara langsung bagaimana AI dapat membantu membuat ide nama produk, slogan, deskripsi produk, dan konten media sosial. Harapannya, setelah kegiatan ini peserta dapat langsung menerapkan pengetahuan tersebut pada usaha masing-masing sehingga branding produk menjadi lebih menarik dan mampu menjangkau konsumen yang lebih luas.”

Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong pelaku UMKM Kota Bekasi untuk lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi serta mampu memanfaatkan AI secara kreatif dan bertanggung jawab. Penguatan branding digital diharapkan dapat meningkatkan daya tarik produk, memperluas jangkauan pemasaran, dan pada akhirnya meningkatkan daya saing produk lokal di pasar yang semakin kompetitif.

Kegiatan PkM ini sekaligus menjadi bentuk nyata kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pemberdayaan masyarakat dan pengembangan UMKM melalui pemanfaatan teknologi digital. Ke depan, pendampingan dan edukasi mengenai pemanfaatan teknologi diharapkan dapat terus dilakukan agar UMKM semakin siap menghadapi perkembangan ekonomi digital.

About LPPM UNM

Leave a Reply