Depok, 09 Mei 2026 – Sebagai upaya merespons tantangan era disrupsi, tim Pengabdian Masyarakat yang merupakan kolaborasi antara dosen dan mahasiswa sukses menggelar kegiatan bertajuk “Pelatihan Teknologi Digital dalam Pengolahan Data untuk Meningkatkan Daya Saing Organisasi di Jakarta Islamic Centre (JIC)”. Acara ini dilaksanakan pada tanggal 09 Mei 2026 dengan mengambil tempat di Kampus Universitas Nusa Mandiri (UNM) Margonda.
Program pengabdian ini secara khusus menargetkan para Pemuda dan Remaja Masjid Jakarta Islamic Centre (JIC). Di tengah pesatnya kemajuan teknologi, keterampilan mengelola hingga menganalisis data dinilai sangat krusial agar sebuah organisasi—termasuk organisasi kepemudaan keagamaan, dapat terus adaptif, relevan, dan memiliki daya saing yang unggul.
Pelaksanaan kegiatan ini dikomandoi langsung oleh Dr. Eng. Muhammad Haris sebagai Ketua Pelaksana, bersama dengan dua pakar komputasi, Dr. Nita Merlina, M.Kom. dan Dr. Ruhul Amin, M.Kom. sebagai anggota. Kolaborasi sivitas akademika ini juga diperkuat oleh keterlibatan dua mahasiswa pendamping, yakni Taopik Hidayat dan Daning Nur Sulistyowati.

“Pelatihan ini merupakan wujud nyata dari implementasi Tridharma Perguruan Tinggi. Melalui edukasi dan praktik pengolahan data, kami ingin membekali para remaja masjid JIC dengan keahlian teknis yang sangat aplikatif. Kami berharap, tata kelola organisasi mereka ke depan akan semakin berbasis data (data-driven), efisien, dan berdaya saing tinggi di tengah masyarakat,” jelas Dr. Eng. Muhammad Haris.
Dalam sesi yang berlangsung di UNM Margonda tersebut, para peserta dari JIC tidak hanya menyimak materi teoritis, tetapi juga langsung mempraktikkan (hands-on) penggunaan perangkat lunak digital untuk mengadministrasikan dan memvisualisasikan data. Pelatihan berjalan secara interaktif dan dinamis, dibuktikan dengan tingginya antusiasme peserta yang aktif berdiskusi dengan para instruktur.
Melalui pembekalan teknologi digital ini, Pemuda dan Remaja Masjid JIC diharapkan mampu menjadi motor penggerak transformasi digital di lingkungan masjid. Keterampilan baru ini nantinya dapat diaplikasikan untuk merancang program kerja yang lebih terukur, inovatif, serta memperluas jangkauan dakwah dan kegiatan sosial mereka.(/ASY)


LPPM UNIVERSITAS NUSA MANDIRI Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nusa Mandiri