Home / Berita Terbaru / HIMADIF UNM Berkolaborasi dengan LPPM Gelar Workshop Computer Vision, Kupas Deteksi Objek Real-Time dengan YOLO

HIMADIF UNM Berkolaborasi dengan LPPM Gelar Workshop Computer Vision, Kupas Deteksi Objek Real-Time dengan YOLO

Jakarta — Himpunan Mahasiswa Doktor Informatika (HIMADIF) Universitas Nusa Mandiri (UNM) bekerja sama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UNM menggelar Workshop Computer Vision bertajuk Deteksi Objek Real-Time Menggunakan YOLO pada Minggu (3/5/2026) secara daring melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini menghadirkan Asc. Prof. Dr. Windu Gata, M.Kom, yang juga merupakan Ketua HIMADIF Universitas Nusa Mandiri sekaligus salah satu ilmuwan terbaik Indonesia versi AD Scientific Index, sebagai narasumber utama.

Workshop ini dirancang tidak hanya sebagai forum teoritis, tetapi juga menekankan pendekatan praktik langsung (hands-on), di mana peserta diajak memahami implementasi real-time object detection menggunakan YOLO secara komprehensif. Materi yang disampaikan mencakup instalasi tools seperti Anaconda dan Jupyter Notebook, proses pelabelan data menggunakan LabelImg, hingga pengujian model pada gambar dan video secara real-time, sehingga memberikan pengalaman belajar yang aplikatif dan relevan dengan kebutuhan industri saat ini.

Dalam pernyataannya, Asc. Prof. Dr. Windu Gata, M.Kom selaku Ketua HIMADIF sekaligus narasumber menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat kompetensi mahasiswa di bidang kecerdasan buatan. “Workshop ini kami hadirkan sebagai ruang belajar yang tidak hanya memperkaya wawasan, tetapi juga membekali peserta dengan keterampilan praktis yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini. Computer vision, khususnya deteksi objek secara real-time, menjadi salah satu kompetensi kunci di era transformasi digital,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa perkembangan teknologi saat ini memungkinkan komputer untuk memiliki kemampuan visual layaknya manusia. “Melalui pendekatan YOLO, kita dapat membangun sistem yang mampu mendeteksi objek secara cepat dan akurat. Ini membuka peluang besar untuk berbagai sektor, mulai dari keamanan, industri kreatif, hingga bisnis digital. Harapannya, peserta tidak hanya memahami konsep, tetapi mampu mengembangkan solusi nyata berbasis teknologi ini,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua LPPM Universitas Nusa Mandiri, Ir. Andi Saryoko, S.Kom, M.Kom, IPM, ASEAN.Eng, menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari upaya strategis dalam memperkuat budaya riset dan inovasi di lingkungan akademik. “Kami di LPPM sangat mendukung kegiatan yang mendorong integrasi antara pembelajaran, penelitian, dan praktik teknologi. Workshop ini menjadi contoh nyata bagaimana mahasiswa doktor dapat menghasilkan kompetensi yang tidak hanya akademik, tetapi juga aplikatif dan berdampak. Harapannya, kegiatan seperti ini mampu melahirkan lebih banyak riset inovatif serta meningkatkan kontribusi perguruan tinggi terhadap kebutuhan industri dan masyarakat,” ungkapnya.

Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis melalui kolaborasi ini, HIMADIF dan LPPM Universitas Nusa Mandiri menegaskan komitmen bersama dalam membangun ekosistem akademik yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada pengembangan talenta digital unggul. Selain memperoleh ilmu praktik yang aplikatif, peserta juga mendapatkan e-sertifikat serta kesempatan memperluas jejaring akademik dan profesional di bidang artificial intelligence dan computer vision.(/ASY)

About LPPM UNM