Home / Berita Terbaru / ICITRI 2026 Libatkan Peneliti dari 11 Negara, Perkuat Jejaring Riset Internasional

ICITRI 2026 Libatkan Peneliti dari 11 Negara, Perkuat Jejaring Riset Internasional

International Conference on Information Technology Research and Innovation (ICITRI) 2026 yang diselenggarakan oleh Universitas Nusa Mandiri (UNM) semakin menunjukkan jangkauannya sebagai forum ilmiah internasional. Berdasarkan rekap sementara terbaru, sebanyak 79 artikel ilmiah telah dinyatakan diterima dengan melibatkan penulis dari 11 negara.

Berdasarkan negara asal penulis pertama atau first author, artikel-artikel yang diterima berasal dari tujuh negara, yaitu Indonesia, Malaysia, Maroko, Filipina, India, Libya, dan Vietnam. Indonesia menjadi negara dengan jumlah penulis pertama terbanyak, yakni pada 73 artikel. Sementara itu, Malaysia, Maroko, Filipina, India, Libya, dan Vietnam masing-masing tercatat sebagai negara asal penulis pertama pada satu artikel.

Keterlibatan negara menjadi semakin luas apabila dilihat berdasarkan keseluruhan penulis yang tercantum dalam artikel. Selain tujuh negara tersebut, terdapat penulis yang berasal dari Prancis, Jerman, Taiwan, dan Jepang. Dengan demikian, secara keseluruhan ICITRI 2026 telah melibatkan peneliti dari 11 negara, yaitu Indonesia, Malaysia, Maroko, Filipina, India, Libya, Vietnam, Prancis, Jerman, Taiwan, dan Jepang.

Data tersebut memperlihatkan bahwa sebuah artikel tidak hanya melibatkan penulis dari negara asal penulis pertamanya. Sejumlah artikel juga disusun melalui keterlibatan penulis dengan afiliasi dari lebih dari satu negara, sehingga membentuk kolaborasi penelitian lintas negara.

Berdasarkan rekap artikel yang diterima, sedikitnya terdapat 10 artikel yang melibatkan afiliasi penulis dari lebih dari satu negara. Kolaborasi tersebut antara lain menghubungkan peneliti dari Indonesia dengan Prancis, Jerman, Malaysia, Taiwan, Jepang, dan Vietnam. Selain itu, terdapat kolaborasi antara peneliti dari Libya dan Filipina.

Keterlibatan peneliti dari berbagai negara tersebut memperkaya perspektif keilmuan dalam ICITRI 2026. Setiap penulis membawa latar belakang, pengalaman, dan sudut pandang yang berbeda dalam mengembangkan penelitian serta menjawab berbagai tantangan di bidang teknologi informasi.

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Nusa Mandiri, Ir. Andi Saryoko, M.Kom., mengapresiasi kepercayaan para peneliti dari berbagai negara yang telah menjadikan ICITRI 2026 sebagai wadah untuk mendiseminasikan hasil penelitiannya.

“Keikutsertaan peneliti dari 11 negara menunjukkan bahwa ICITRI terus berkembang sebagai ruang ilmiah yang terbuka dan kolaboratif. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh penulis yang telah berpartisipasi. Kami berharap pertemuan para peneliti dari berbagai negara ini tidak hanya menghasilkan pertukaran pengetahuan, tetapi juga membuka peluang kerja sama penelitian dan publikasi yang berkelanjutan,” ujarnya. Melalui keterlibatan penulis dari berbagai negara, ICITRI 2026 diharapkan dapat memperluas jejaring akademik sekaligus mendorong terbentuknya kolaborasi internasional. Konferensi ini menjadi ruang bagi akademisi, peneliti, praktisi, dan mahasiswa untuk mempresentasikan hasil penelitian, bertukar gagasan, serta mendiskusikan perkembangan teknologi dari beragam perspektif.

About LPPM UNM

Leave a Reply