Jakarta, 5 November 2026 – Universitas Nusa Mandiri (UNM) melalui Fakultas Teknologi Informasi melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Desa Binaan bertajuk “Pemetaan Literasi Keuangan, Kesiapan Digital, dan Praktik Pengelolaan Transaksi UMKM” di Kantor Desa Cibentang, Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (5/11/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB ini merupakan wujud kontribusi nyata perguruan tinggi dalam mendukung pemberdayaan masyarakat, khususnya pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), melalui penguatan literasi keuangan, pemanfaatan teknologi digital, dan pengelolaan transaksi usaha yang lebih efektif.
Pelaksanaan PkM ini mendapat dukungan dari Bank Muamalat sebagai sponsor kegiatan sekaligus mitra dalam memperkenalkan pentingnya pemanfaatan layanan keuangan digital bagi pengembangan usaha masyarakat.

Sinergi Perguruan Tinggi, Pemerintah Desa, dan Dunia Perbankan
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Cibentang, Hasanudin; Ketua Tim Penggerak PKK Desa Cibentang, Ijah Hadijah; serta Sekretaris Desa Cibentang, Endang, S.AP.
Turut hadir Ketua UMKM IKM Desa Cibentang, Denny Candradi, yang mewakili komunitas pelaku usaha setempat dan menjadi salah satu unsur penting dalam penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat.
Dukungan Bank Muamalat diwujudkan melalui kehadiran sejumlah perwakilan, yaitu Dedy Sukmana dari Bank Muamalat Bintaro Jaya, Hilda dan Iwan dari Baitul Maal Muamalat, Gita selaku Relationship Manager Funding Bank Muamalat Bintaro Jaya, Edward selaku RMC Bank Muamalat Bintaro Jaya, serta Purwadi selaku Pimpinan Amitra.
Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut mencerminkan pentingnya kolaborasi antara institusi pendidikan, pemerintah desa, komunitas UMKM, dan lembaga keuangan dalam membangun ekosistem usaha masyarakat yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Pemetaan Literasi Keuangan dan Kesiapan Digital UMKM
Kegiatan PkM ini berfokus pada identifikasi kondisi awal pelaku UMKM dalam memahami dan menerapkan pengelolaan keuangan usaha, termasuk pencatatan pendapatan dan pengeluaran, pengelolaan modal, pemisahan keuangan pribadi dan usaha, serta pemanfaatan teknologi digital untuk mendukung aktivitas bisnis.
Selain itu, kegiatan ini memberikan perhatian pada kesiapan pelaku UMKM dalam menggunakan layanan pembayaran digital, khususnya Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS), termasuk pengenalan layanan QRIS Bank Muamalat.
Melalui pendekatan Community Based Research, program dirancang dengan melibatkan masyarakat secara langsung dalam proses identifikasi kebutuhan dan permasalahan usaha. Metode yang digunakan mencakup penyampaian materi, diskusi interaktif, pengisian kuesioner, wawancara, dan observasi.
Pendekatan tersebut bertujuan memperoleh gambaran yang lebih objektif mengenai kemampuan, kebiasaan, serta kendala yang dihadapi pelaku UMKM dalam mengelola transaksi keuangan, baik secara tunai maupun digital.
Hasil pemetaan diharapkan dapat menjadi dasar penyusunan rekomendasi pendampingan lanjutan yang sesuai dengan kebutuhan nyata pelaku usaha di Desa Cibentang.
Komitmen Universitas Nusa Mandiri dalam Pemberdayaan Masyarakat
Kegiatan ini dilaksanakan oleh tim dosen dan mahasiswa Fakultas Teknologi Informasi Universitas Nusa Mandiri, dengan Ir. Andi Saryoko, M.Kom., IPM., ASEAN.Eng. sebagai Ketua Pelaksana.
Tim pelaksana juga melibatkan Ari Puspita, M.Kom., Frisma Handayanna, M.Kom., dan Wulan Dari, M.Kom., yang bertugas sebagai Koordinator Tutor. Selain dosen, kegiatan turut melibatkan mahasiswa, yaitu Sunitra Indah Putri, Alya Ridzky Nurbaiti, dan Diaz Danuyasa.
Keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat, sekaligus memberikan pengalaman pembelajaran langsung mengenai penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk menyelesaikan permasalahan masyarakat.
Program ini juga menjadi sarana untuk memperkuat hubungan antara dunia akademik dan masyarakat melalui pendekatan pemberdayaan yang berorientasi pada kebutuhan mitra.
Bank Muamalat Dukung Penguatan Ekosistem Keuangan Digital
Dukungan Bank Muamalat dalam kegiatan ini menjadi bagian penting dari kolaborasi untuk meningkatkan pemahaman pelaku UMKM mengenai layanan keuangan digital.
Salah satu aspek yang menjadi perhatian adalah pemanfaatan QRIS sebagai alternatif pembayaran nontunai yang dapat membantu pelaku usaha menyediakan pilihan transaksi bagi pelanggan.
Melalui pemetaan yang dilakukan, tim pelaksana berupaya mengidentifikasi sejauh mana pelaku UMKM telah mengenal, menggunakan, atau memiliki kesiapan untuk mengadopsi pembayaran digital.
Pemetaan juga diarahkan untuk mengetahui kendala yang mungkin dihadapi, seperti keterbatasan keterampilan penggunaan aplikasi, akses perangkat digital, keamanan transaksi, serta kebiasaan pencatatan keuangan usaha.
Dengan demikian, pemanfaatan layanan digital tidak hanya dipandang sebagai penggunaan teknologi pembayaran, tetapi juga sebagai bagian dari penguatan tata kelola usaha yang lebih tertib, transparan, dan berkelanjutan.
Dorong UMKM Desa Cibentang Lebih Mandiri dan Berdaya Saing
Desa Cibentang memiliki potensi ekonomi lokal yang didukung oleh berbagai sektor usaha, antara lain perdagangan, pertanian, peternakan, perikanan, dan kegiatan ekonomi produktif masyarakat.
Potensi tersebut memerlukan dukungan peningkatan kapasitas sumber daya manusia agar pelaku UMKM mampu menghadapi perubahan pola transaksi dan perkembangan ekonomi digital.
Melalui kegiatan PkM Desa Binaan ini, Universitas Nusa Mandiri berupaya membangun landasan pendampingan yang berbasis data, sehingga program penguatan kapasitas UMKM pada tahap berikutnya dapat dilaksanakan secara lebih terarah dan tepat sasaran.
Hasil kegiatan ditargetkan menghasilkan profil literasi keuangan, gambaran kesiapan digital, identifikasi praktik pengelolaan transaksi, serta rekomendasi prioritas pendampingan bagi pelaku UMKM.
Kolaborasi antara Universitas Nusa Mandiri, Pemerintah Desa Cibentang, komunitas UMKM, dan Bank Muamalat diharapkan dapat terus berkembang menjadi kemitraan berkelanjutan yang memberikan manfaat bagi peningkatan kapasitas usaha dan kesejahteraan masyarakat.
Melalui semangat pengabdian dan pemberdayaan, Universitas Nusa Mandiri menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pendidikan tinggi yang tidak hanya berorientasi pada pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan ekonomi masyarakat berbasis teknologi digital.
Catatan redaksi: Naskah ini sudah mengintegrasikan nama pejabat desa, perwakilan Bank Muamalat, dan Ketua UMKM IKM Desa Cibentang. Isi teknis kegiatan mengacu pada proposal, sedangkan hasil pemetaan belum dinyatakan sebagai capaian akhir karena data evaluasi pelaksanaan belum diberikan. Kutipan langsung dari narasumber juga belum ditambahkan agar tidak mengatasnamakan pernyataan yang belum terkonfirmasi.
Untuk memperkuat nilai berita, press release ini dapat dilengkapi kutipan asli dari Ketua Pelaksana, Kepala Desa Cibentang, Ketua UMKM IKM, serta perwakilan Bank Muamalat sebelum dipublikasikan.(/ASY)



LPPM UNIVERSITAS NUSA MANDIRI Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nusa Mandiri