Home / Berita Terbaru / Rektor UNM Kembali Raih Hibah Nasional 2026, Kembangkan AI untuk Deteksi Hama Kentang, Siap Tingkatkan Produktivitas Pertanian!

Rektor UNM Kembali Raih Hibah Nasional 2026, Kembangkan AI untuk Deteksi Hama Kentang, Siap Tingkatkan Produktivitas Pertanian!

Universitas Nusa Mandiri (UNM) kembali menorehkan prestasi di bidang riset nasional. Rektor UNM, Prof. Dr. Ir. Dwiza Riana, S.Si., M.M., M.Kom., IPU, ASEAN.Eng, kembali berhasil meraih pendanaan Program Hibah Penelitian Disertasi Doktor (PDD) Tahun Anggaran 2026 dari DPPM Kemdiktisaintek.

Dalam penelitian ini, Prof. Dwiza Riana bertindak sebagai ketua pengusul dengan mengangkat judul “Pengembangan Metode Interpolasi Citra Presisi Tinggi dan Loss Function Adaptif untuk Stabilisasi Model Deteksi Hama Tanaman Kentang Berbasis Deep Learning”.

Penguatan Riset AI di Bidang Pertanian

Riset ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan UNM dalam mengembangkan teknologi berbasis Artificial Intelligence (AI) yang berdampak langsung bagi masyarakat. Fokus penelitian adalah meningkatkan akurasi dan stabilitas model deteksi hama tanaman kentang melalui pendekatan deep learning.

Tim peneliti yang terlibat antara lain:

  • Prof. Dr. Ir. Dwiza Riana, S.Si., M.M., M.Kom., IPU, ASEAN.Eng (Ketua Pengusul / Rektor UNM)
  • Dr. Muhammad Haris, M.Eng (Anggota)
  • Sri Hadianti, M.Kom (Mahasiswa Doktoral Informatika)

Melalui kombinasi metode interpolasi citra presisi tinggi dan loss function adaptif, penelitian ini diharapkan mampu menghasilkan sistem deteksi hama yang lebih akurat, stabil, dan dapat diimplementasikan secara luas.

Konsistensi UNM dalam Riset Nasional

Keberhasilan ini menegaskan konsistensi Universitas Nusa Mandiri dalam meraih hibah penelitian nasional serta memperkuat posisinya sebagai Kampus Digital Bisnis yang unggul di bidang riset dan inovasi. Keterlibatan langsung Rektor dalam penelitian ini juga mencerminkan komitmen pimpinan dalam mendorong budaya akademik yang produktif dan kolaboratif di lingkungan kampus.

Dukung Transformasi Smart Farming

Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata, di antaranya:

  • Mempermudah petani dalam mendeteksi hama secara cepat dan tepat
  • Mengurangi kerugian akibat serangan hama
  • Mendukung pengembangan sistem pertanian cerdas (smart farming) berbasis teknologi

Ke depan, inovasi ini berpotensi dikembangkan menjadi aplikasi digital yang dapat digunakan oleh petani di berbagai wilayah Indonesia. Dengan capaian ini, Universitas Nusa Mandiri terus menunjukkan perannya dalam menghadirkan solusi teknologi yang relevan dan berdampak bagi kemajuan bangsa.

About LPPM UNM